Jumat, 06 Januari 2012

D I A L O G

A: “Bulannya bulat sempurna…indah”
B: “Adakah hal lain yang bisa kita bicarakan?”
A: “Kamu gak romantis. Kamu tidak mengerti apa yang aku rasakan saat ini”
B: “Aku merasakannya. Kenapa sih kamu selalu meragukan kepekaan hatiku”
A: “Aku malah bingung, apakah kamu punya hati atau tidak”
B: “Keterlaluan….Kalau aku gak punya hati, aku gak akan berada di samping kamu satu tahun terakhir ini. Jangan suka berapriori cantik”
A: “Aku sedang sedih ganteng. Kamu ngerti gak yang aku rasain saat ini?”
B: “Sudah aku bilang cantik, aku sangat mengerti. Tapi apa yang harus aku lakukan. Aku gak berkuasa untuk memperlambat waktu. Menyuruh bumi untuk berhenti berotasi itu hal yang mustahil”
A: “Aku gak seharusnya seperti ini. Kamu sangat tahu aku kan?”
B: “Wanita tegar dan keras kepala. Tak pernah menangis untuk hal yang tak perlu ditangisi”
A: “Dan mungkin saat ini aku sedang menghadapi sesuatu yang layak untuk aku tangisi"
B: “Andai kamu tahu, akupun sama sedihnya seperti yang kamu rasakan. Tapi aku tidak seekspresif kamu. Saya orangnya logis. Ini bukan malam terakhir kita, masih ada ribuan malam yang akan kita lewati bersama”
A: “Ya memang terkadang otakku kurang berfungsi baik untuk hal semacam ini. Hatiku lebih dominan”

Senyap. Mereka pandangi langit dalam kesenyapan.


A: “Tahun lalu kamu ajak aku kesini. Tempat ini jadi saksi apa yang akan kita jalani”
B: “Ya, aku tak salah memilihmu. Wanita yang punya seribu perbedaan denganku”
A: “Biasanya orang mencari pasangan yang mempunyai banyak persamaan dengan dia”
B: “Aku bukan orang lain”
A: “Aku wanita rapi, kamu jorok”
B: “Aku tepat waktu, kamu lelet”
A: “Aku suka teh, kamu suka kopi”
B: “Aku suka rokok, kamu cinta kesehatan”
A: “Ya….Lebih indah terdengar”
B: “Betulkan?”
A: “Betul, saya sadar, tapi aneh ya”
B: “Cinta itu seperti rubrik. Permainan rubrik gak akan ada kalau semua kotak mempunyai warna yang sama. Begitu pun cinta, lebih asyik kalau banyak perbedaan. Tugas kita adalah mencari harmonisasinya. Suatu saat nanti, kalau kita benar dalam memainkannya, rubrik kita akan selesai bukan? Kita akan menemukan persamaan-persamaan, tapi tetap dalam haromisasi perbedaan”
A: “Ya, aku merasa terlengkapi sama kamu”
B: “Aku juga”
A: “Kamu tahu kan pribadi aku seperti apa. Teman pun aku gak punya. Hidup aku sepi. Tapi setelah ketemu kamu, aku jadi tahu bahwa hidup bersama itu sangat indah. Karena kamu menerima aku apa adanya, aku pun belajar untuk menerima kamu apa adanya. Hal yang tak pernah aku lakukan kepada orang lain”
B: “Terima kasih sudah mau terima saya”
A: “Ganteng, boleh saya menangis?”
B: “Tentu”

Wanita itu menangis terisak di bahu pacarnya.

B: “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku akan tetap ada di hati kamu. sangat dekat. Asalkan kamu bisa menjaga hatimu untukku”
A: “Baik, aku akan berusaha semampu aku untuk menjaganya”
B: “I love u”
A: “I Love U too”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar