Senin, 07 Mei 2012

SYAIR PELANGI


Berandai-andai jika aku berwarna biru
Bak langit dengan segenap rahasianya
Seperti laut beserta seluruh kebekuannya

Berandai-andai jika aku berwarna merah
Bak api dengan sepenuh keberaniannya
Seperti lembayung dalam kotak bernama senja

Berandai-andai jika aku berwarna putih
Bak kapas dengan segala kerapuhannya
Seperti hati dalam payung sebuah kepolosan
Tersenyum pasi dalam bibir yang pucat

Katakan pada dunia tentang warna
Harapan semisal jingga tak lagi bermakna
Mimpi andaikata hitam berarti suci
Anonim sebuah definisi

Cahaya terdispersi dalam ruang tanpa nama
Inilah saat aku tak sempat melihat nila sebagai biru pucat
Media telah merubahnya sempurna
Nyata

Aku ingin berlari padamu sekencang mungkin
Meski tak pernah terkejar
Karena engkau adalah sebuah ilusi yang nyata
Yang membuat semua orang percaya
Bidadari datang saat kau tampak ada

Biar hujan menyapu segala luka
Dan membuat langit tak hanya berwarna jingga di sore buta
Aku berharap kau pun melihatnya
Di waktu yang tepat sama
Dengan hati yang terpaut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar