Senin, 28 Januari 2013

LAGI DAN LAGI



Berbicara tentang pantas atau tidak, saya enggan berkomentar apa-apa
Semuanya masalah persepsi
Pola pikir lebih tepatnya
Saya sudah hilang dalam kepenatan
Kini saya terjerat dalam kelimpungan

Hai...
Saya orang sederhana
Tak ada yang patut saya banggakan
Tak ada yang patut saya tunjukkan
Saya hanya bisa melakukan
Jangan bandingkan
Jika memang Anda belum paham

Malam larut dan saya hanya bisa mengurainya
Semua kenangan tentang kita
Dan semua kemungkinan persepsi mereka
Semuanya terlihat berbeda
Menurut saya
Persepsi saya

Mungkin pengecut
Mungkin tak punya arti
Mungkin tak berkesan
Mungkin tak sehat
Mungkin...
Lagi dan lagi...
Read more >>

Sabtu, 19 Januari 2013

Saya Punya Hari Bernama Minggu




Saya punya hari bernama minggu
Dia lucu
Membuat saya tersenyum sekaligus membuat kening saya berkerut
Pusing, esok bagaimana? 5 hari di depan mata

Saya punya hari bernama minggu
Dia lucu
Membuat beberapa piring hidangan
Tapi pengap, sesak

Saya punya hari bernama minggu
Dia lucu
Hari ini merah tapi banyak tumpukan kertas
Malas, paling nanti malam begadang

Saya punya hari bernama minggu
Dia lucu
Olahraga malah sakit
Bukanya harusnya bisa menambah daya tahan
Aneh bukan tubuh saya?
Sesuatu pasti sedang terjadi di sana
Entah, saya tidak mau tahu, Minggu...
Saya hanya ingin menikmatimu bersama dia hari ini

Saya punya hari bernama minggu
Dan saya punya cinta bernama gula
Hari ini kami akan memasak
Cinta...
Read more >>

Sabtu, 12 Januari 2013

I MISS U: Monolog Pagi (Abstract)


Masih ingat dengan Rindu?

Ia adalah Rindu yang memang masih merindukannya, meski dia sudah tidak menganggap Rindu apa-apa. Dia sudah mencintai kotanya. Kota yang dulu sangat ia tak suka, tapi mungkin dia nyaman sekarang karena dia sudah bersamanya. Perempuan yang lebih baik dari Rindu.

Sudah cukup kamu mengatakan bahwa aku memiliki fisik yang bagus, otak yang cerdas, dan hati yang baik. Jika itu hanya untuk membuatku menyesal karena tak bisa mewujudkan diriku seperti itu dihadapanmu. Karena semua pujian itu terlontar saat semuanya telah berakhir. Dan itu memang faktanya...

Kaleb... Mungkin aku akan sangat susah untuk berhenti mencintaimu. Karena? Karena aku masih punya kepingan cinta itu. Klise? Ya, dan kamu telah melupakan luka itu, aku tak bisa sedikitpun memberimu kesembuhan yang aku harapkan. Dan bicara tentang kejadian itu, Ya... Kami memang salah. Seorang sahabat dan pacarmu, mengkhianatimu. Pasti pedih...

Kaleb... jajimu masih terngiang ditelingaku. Meski janji itu kau ucapkan untuk aku yang dahulu, tapi percayakah kamu? Aku masih Rindu yang dulu. Meskipun kini aku telah berdua, tapi entah kenapa... Pikiranku terhadapmu tak pernah usang dimakan senja. Janjimu masih kupegang. Aku yakin suatu saat semuanya akan kembali. Kau dan aku akan duduk bersama, bercerita tentang kita... Meskipun itu tentang dahulu.

Kaleb... Pada akhirnya aku akan mencintaimu, dengan caramu. Aku akan tunjukkan kalau semua mimpi yang sempat aku utarakan bukan semacam bualan biasa. Aku memiliki kualitas yang mungkin orang lain ragukan. Aku akan menjalaninya, dengan semua yang engkau harapkan. Meski aku tak tahu macam pengharapanmu seperti apa. Dan meski kau tidak peduli sepenuhnya.

Kaleb... Ya... Aku sangat mengenal senyummu, amarahmu, dan kamu. Kau selalu berpikir logis dengan semua kemampuan algoritmamu. Tidak ada celah untukku memutarbalikkan fakta. Tidak ada celah untukku menyudutkanmu dengan kata berpesta. Kau mengenal kami berdua. Yang kau anggap sangatlah hina. Tapi percayalah, kami apa adanya. Dan kami pasti berubah.

Di suatu senja, Rindu sedang tertegun pada puisi-puisi yang dulu ia buat untuk Kaleb. Saat daun berterbangan, gugur dari ranting pohonnya. Berserakan. Di awal-awal ia terlihat tersenyum lalu ditutup dengan segukan yang tertahan. Mungkin itu semacam luka? atau sebuah penyesalan. Tapi tunggu... Tiba-tiba dari belakang muncul sosok lelaki yang menjulurkan kedua lengannya. Lelaki itu memeluk erat Rindu dari belakang. Siapa? 

Prabu.

I MISS YOU - Beyonce

I thought that things like this get better with time
But I still need you, why is that?
You're the only image in my mind
So I still see you... around

I miss you, like everyday
Wanna be with you, but you're away
Said I miss you, missing you insane
But if I got with you, could it feel the same?

Words don't ever seem to come out right
But I still mean them, why is that?
It hurts my pride to tell you how I feel
But I still need to, why is that?

I miss you, like everyday
Wanna be with you, but you're away
I said I miss you, missing you insane
But if I got with you, could it feel the same?

It don't matter who you are
It's so simple, a feeling
But it's everything 
No matter who you love
It is so simple, a feeling
But it's everything

I miss you, like everyday
Wanna be with you, but you're away
I said I miss you, missing you insane
But if I got with you, could it feel the same?

It don't matter who you are
It's so simple, a feeling
But it's everything 
No matter who you love
It is so simple, a feeling
But it's everything
Read more >>

Dua Kalimat di Pagi Buta

Kesalahan

adalah

takdir

yang

kita

buat

sendiri



Tapi saya masih sangat yakin, semua pasti memiliki makna

Read more >>

Januari



Januari...
Aku tak akan meninggalkanmu sepi
Aku patut memelukmu pasti
Membenarkan letak mimpi
Yang sedikit tak terjangkau mati
Memantulkan cahaya pada cermin ini
Seakan berdua meski sendiri

Januari...
Kau adalah sepi yang tak akan aku tinggalkan
Dengan pasti aku akan memelukmu.... Erat
Dalam mimpi yang akan kubenarkan letaknya
Dan kematian yang mudah kujangkau
Dalam cermin dimana bayanganku terpantul
Seakan sendiri meski berdua

Januari...
Izinkan aku untuk memutarbalikkan adanya
Hanya karena aku muak menjadi biasa.
Read more >>