Apakah ganjaran untuk orang yang hampir menghabiskan malam
tak karuan?
Rasa kantuk. Ia yang menggelayut membekap keinginan untuk berterus
terang
“Aku inginkan malam
yang lebih panjang dari biasanya”
“Saat kau kembali
tanpa ku duga”
Itulah penggalan kalimat dari seseorang yang hampir
mengatupkan kedua kelopak bulatnya
Di tengah malam yang tak lagi berpenghuni
Saat bahasa tak lagi menjadi sesuatu yang bermakna, biasa
Dan aku hanya tersenyum setengah pasi
“Bukankah kamu yang menginginkan ini? Dahulu”
“Jangan anggap aku anak rumahan yang harus tidur tepat jam
sembilan malam”
“Aku adalah serigala hutan. Tak pernah mengenal kantuk saat
harus menunggu lawan sampai bisa terterkam”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar