Senin, 09 Mei 2016

MAAF KE SEKIAN


Mimpi yang buruk.
Di pagi hari menuju siang

Tak ada yang berkehendak
Tetiba membanjiri hati
Dosa
Dengan nilai tak berhingga
Dan akulah pelakunya
Hanya aku
Entah yang lain

Tahukah?
Ia bagai awan hitam dalam siangku
Kamu bagaikan racun dalam sirupku
Mereka bagaikan garam dalam lukaku
Terbayang
Patri
Menghantui
Tanpa ada ruang untuk sembunyi

Dan pada akhirnya memang harta di atas segalanya
Termasuk cinta
Ia akan luruh di dalamnya
Menurutku
Entah menurut kalian

Maafkan daku
Atas hati yang terluka dan penuh memar
Maafmu adalah penyibak awan yang gelap, penawar racun yang mematikan, dan pelarut garam yang menyakitkan.

Maafkan aku

Maafkan


Maaf.


(The Blue April Morning)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar