Aku tak akan mengejarmu lagi terlalu kalut
Karena kau layaknya fatamorgana
Aku tak akan pernah menemuimu nyata di ujung jalan yang aku damba
Aku akan kembali ke peraduan
Tempatku dulu bermimpi
Tempatku dulu menjadi hamba-Nya
Rumahku adalah tempat dimana aku masih suci
Membalut kulit dalam kibasan kain putih
Terpeluk dalam dekapan cinta ibu yang hangat
Yang selalu aku rindukan
Sampai saat ini
Aku lelah berjalan di bawah terik matahari yang melebur dengan terang
Aku lemah berguling dalam suasana penuh paksaan
Aku ingin hidup bebas
Aku ingin hidup terlepas
Tapi kini apa yang terjadi?
Aku benar-benar telepas tanpa kendali
Jatuh ke jurang tanpa pegangan
Tak ada sedikitpun akar rapuh yang menopang
Aku mati.
Saat ini aku ingin kembali
Saat dimana semuanya sudah jelas terbukti
Saat dimana tangan menggenggam kehampaan
Aku terluka
Saat kembali ke rumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar