
Kenangan datang membekap, menggenap
Dalam ketiadaanmu yang kosong
Aku kembali sebagai seorang pecundang
Membawa lukamu yang jauh telah kau buang
Menjahitnya titik demi titik
Yang mungkin jadi tak nampak
Tapi buatmu, buatku, semuanya sama saja
Kau tak akan pernah kembali
Selamanya.
Meski kau bawa lentera itu
Sungguh aku tak mampu untuk mengikutimu.
Jejakmu telah hilang jauh sebelum kucari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar